06.12
-

- 1. BAB 2 KONFLIK DAN INTEGRASI SOSIAL
- 2.
BAGAN MATERI KONFLIK DAN INTEGRASI SOSIAL KONFLIK KONFLIK DAN
KEKERASAN INTEGRASI SOSIAL PENGERTIAN FAKTOR PENYEBAB BENTUK KONFLIK
PENGERTIAN TEORI KEKERASAN CARA PENGENDALIAN KONFLIK DAN KEKERASAN
PENGERTIAN BENTUK INTEGRASI FAKTOR PENDORONG INTEGRASI
- 3.
Sosiologis : konflik=proses antara 2/lebih orang yang berusaha
menyingkirkan pihak lain dengan jalan menghancurkan atau membuat tidak
berdaya Soejono Seokanto : konflik= proses memenuhi tujuan dengan cara
menentang pihak lawan disertai ancaman/kekerasan Lewis a.Coser :
konflik= perjuangan nilai, kekuasaan dan sumber daya yang bersifat
langka dengan maksud menetralkan, mencederaia atau melenyapkan lawan
Gillin dan Gillin : konflik= proses interaksi yang berlawanan (
oppositional process ) Kamus Besar Bahasa Indonesia konflik=percecokan,
perselisihan atau pertentangan Bahasa Latin : configer artinya saling
memukul KONFLIK
- 4. Gejala disintegrasi dan disorganisasi dalam
masyarakat: Ketidaksepahaman dalam masyarkat Norma sosial melemah
Pertentangan norma Sanksi lemah Tindakan bertentangan dengan norma
FAKTOR PENYEBAB KONFLIK PERBEDAAN ANTAR INDIVIDU PERBEDAAN KEBUDAYAAN
PERBEDAAN KEPENTINGAN PERUBAHAN SOSIAL
- 5. BENTUK KONFLIK LEWIS A. COSER DAHRENDORF SOERJONO SOEKANTO PSIKOLOGI SOSIAL URSULA LEHR
- 6. LEWIS A. COSER KONFLIK REALISTIS KONFLIK NON-REALISTIS INGROUP OUTGROUP INGROUP OUTGROUP KONFLIK
- 7.
DAHRENDORF KONFLIK Konflik antara/dalam peran sosial Konflik antara
kelompok sosial Konflik antara kelompok yang terorganisir dan tidak
Konflik antara satuan nasional
- 8. SOERJONO SOEKANTO Konflik pribadi Konflik rasial Konflik kelas sosial Konflik politik Konflik internasional
- 9.
URSULA LEHR (PSIKOLOGI SOSIAL) Konflik dengan orang tua Konflik dengan
anak sendiri Konflik dengan sanak saudara Konflik dengan orang lain
Konflik dengan suami/istri Konflik di sekolah Konflik pemilihan kerja
Konflik agama Konflik pribadi
- 10. DAMPAK SEBUAH KONFLIK KONFLIK
ADALAH SUATU HAL YANG WAJAR DALAM MASYARAKAT (LEWIS A. COSER) DAMPAK
SEBUAH KONFLIK SEGI POSITIF: Memperjelas aspek kehidupan Penyesuaian
kembali Meningkatkan solidaritas Mengurangi ketergantungan Menghidupkan
norma lama dan Menciptakan norma baru 6. Sarana mencapai keseimbangan 7.
Kompromi baru SEGI NEGATIF Keretakan hubungan Kerusakan harta benda
dan nyawa 3. Berubahnya kepribadian 4. Munculnya dominasi kelompok
pemenang
- 11. KONFLIK DAN KEKERASAN Kekerasan diartikan
perbuatan yang menyebabkan cedera atau matinya orang lain atau
menyebabkan kerusakan fisik (Kamus Besar Bahasa Indonesia Kekerasan
Langsung ( direct violence) Kekerasan Tak Langsung ( indirect violence)
Kekerasan terjadi ketika individu atau kelompok mengabaikan norma dan
nilai dalam mencapai tujuan N.J. Smelser: Lima tahapan dalam kekerasan
Situasi sosial yang memungkinkan munculnya kerusuhan Tekanan sosial
Berkembangnya perasaan kebencian Mobilisasi yang beraksi Kontrol sosial
- 12. TEORI TENTANG KEKERASAN TEORI FAKTOR INDIVIDUAL Dimulai
dari perilaku individual Agresifitas kekerasan TEORI DINAMIKA
KELOMPOK Adanya deprivasi relatif dalam kelompok Perubahan tidak mampu
diikuti TEORI FAKTOR KELOMPOK Kelompok identitas sehingga mengalami
benturan dengan identitas yang lain
- 13. CARA PENGENDALIAN
KONFLIK Tiga syarat konflik tidak berakhir dengan kekerasan: Setiap
kelompok harus menyadari akan adanya situasi konflik di antara mereka
Pengendalian konflik dapat dilakukan apabila kelompok yang berkonflik
terorganisir Setiap kelompok yang berkonflik mematuhi aturan yang telah
disepakati
- 14. CARA PENGENDALIAN KONFLIK KONSILIASI MEDIASI ARBITRASI
- 15.
Bentuk pengendalian konflik seperti ini dilakukan melalui lembaga yang
memungkinkan diskusi dan keputusan yang adil di antara pihak yang
bertikai Contoh: pengadilan K O N S I L I A S I
- 16.
Pengendalian konflik dengan cara mediasi dilakukan apabila kedua pihak
yang berkonflik sepakat untuk menujuk pihak ketiga sebagai mediator
Pihak ketiga berfungsi untuk memberikan nasihat tentang cara terbaik
untuk menyelesaikan pertentangan di antara mereka Nasihat tersebut tidak
bersifat mengikat Contoh: dewan PBB M E D I A S I
- 17.
Abritrasi dilakukan apabila pihak yang berkonflik sepakat untuk menerima
atau terpaksa menerima hadirnya pihak ketiga yang akan memberikan
keputusan-keputusan tertentu untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di
antara mereka Contoh : penyelesaian konflik di Vietnam oleh tentara
Amerika pada masa 70-an A B R I T R A S I
- 18. GEORGE SIMMEL
Kemenangan salah satu pihak Kompromi atau perundingan Rekonsiliasi
Saling memaafkan Kesepakatan untuk tidak berkonflik CARA MENGHENTIKAN
KONFLIK
- 19. CARA LAIN UNTUK MENGENDALIKAN KONFLIK Memberikan
perhatian pada salah satu kelompok . Menyogok atau menyuap Menggunakan
orang ketiga di luar pihak yang berkonflik . Sama dengan abritrasi
Menggunakan aturan ketat, bila pihak yang berkonflik mau berlindung pada
peraturan/hukum formal
- 20. PENGERTIAN SYARAT TERJADINYA INTEGRASI SOSIAL FAKTOR YANG MEMENGARUHI CEPAT LAMBAT INTEGRASI SOSIAL INTEGRASI SOSIAL
- 21.
PENGERTIAN INTEGRASI SOSIAL INTEGRASI SOSIAL= proses penyesuaian
unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat menjadi satu kesatuan. Unsur
yang berbeda tersebut meliputi perbedaan kedudukan sosial, ras, etinik,
agama, bahasa, nilai dan norma
- 22. SYARAT TERJADINYA INTEGRASI
SOSIAL (WILLIAM F. OGBURN) Anggota masyarakat merasa bahwa mereka
berhasil saling mengisi kebutuhan mereka Masyarakat berhasil menciptakan
kesepakatan (consensus) bersama mengenai norma dan nilai sosial yang
dilestarikan dan dijadikan pedoman. Nilai dan norma berlaku lama dan
tidak berubah serta dijalankan secara konsisten
- 23. FAKTOR YANG
MEMENGARUHI LAJU INTEGRASI SOSIAL INTEGRASI SOSIAL Homogenitas Kelompok
Mobilitas Geografis Ukuran Kelompok Efektifitas Komunikasi
- 24.
BENTUK INTEGRASI ASIMILASI AKULTURASI Proses sosial yang ditandai
dengan adanya usaha untuk mengurangi perbedaan yang ada di antara
individu atau kelompok dalam masyarakat. Tidak lagi ada perbedaan
antarindividu karena batasan diantara mereka telah hilang Rumus: A+B=C
Prose penerimaan unsur budaya baru namun tidak menghilangkan unsur
budaya yang telah dianutnya. Rumus: A+B=AB
- 25. FAKTOR PENDORONG
INTEGRASI SOSIAL Toleransi terhadap kelompok berbeda Kesempatan yang
seimbang dalam ekonomi Sikap saling menghargai orang lain dengan
kebudayaannya Sikap terbuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat
Persamaan dalam unsur kebudayaan.
- 26. ANALISIS Konflik negara
dengan GAM terselesaikan dengan ditandatanganinya Perjanjian Helsinski.
Yang selanjutnya proses rekonstruksi Aceh dilakukan oleh Indonesia, GAM,
dan AMM ( Aceh Monitoring Mission ). Menurut anda apakah proses ini
memunculkan integrasi sosial? Jelaskan! Analisa menggunakan konsep yang
telah diberikan.
0 komentar:
Posting Komentar